Category - Bisnis

1
Kebutuhan dan Keinginan Pasar Produk
2
Pemasaran Secara Etis – Pakailah Gambar Anda Sendiri
3
Mengelola dan Memilih Konten
4
Suatu Iklan yang Creepy Disruptif
5
Berhati-hatilah Ketika Mempekerjakan Teman Anda
6
Ketika Opsi Mempekerjakan Orang Murah Sama Sekali Tidak Murah
7
Bahaya Mempekerjakan Tim Para Bintang
8
Bahaya Pertumbuhan dan Ekspansi
9
Seni Mempekerjakan Orang Lain

Kebutuhan dan Keinginan Pasar Produk

Banyak pengusaha yang baru saja memulai bisnisnya mencari ceruk pasar-beberapa bagian di pasar yang belum dimanfaatkan. Kita memulai suatu perusahaan untuk memenuhi kebutuhan dan pertanyaan yang belum terjawab dan untuk membawa pasar kita dari perasaan kebutuhan atau keinginan kepada suatu kenyamanan. Kita bisa membayangkan versi musik populer yang pantas untuk anak-anak tersebut sebagai suatu produk untuk orangtua dengan anak-anak yang menginginkan lagu-lagu tanpa menggunakan bahasa yang kasar. Kadang pengusaha belajar dengan cepat bahwa apa yang mereka lihat sebagai kebutuhan merupakan sesuatu yang kurang dari ekspektasi mereka . Ceruk pasarnya terlalu kecil atau terlalu sulit dijangkau untuk membangun suatu perusahaan yang sukses. Di lain waktu, kebutuhan dan keinginan produk ceruk pasar Anda besar, lebih besar dari yang diekspektasikan oleh siapa pun-bahkan kami.

Read More

Pemasaran Secara Etis – Pakailah Gambar Anda Sendiri

Sering kali, kita bahkan nyaris tidak memperhatikannya. Saat kita duduk di restoran atau pujasera, foto-foto yang tergantung di dinding seperti berpadu dengan latar belakangnnya, bukan begitu? Foto-foto tersebut terdiri dari gambar banyak orang yang terlalu senang menikmati makanan dan percakapannya, versi yang disiapkan dengan sempurna dari burger yang sedang kita makan, dan lukisan pemandangan untuk menciptakan tema Itali atau Prancis. Foto-foto tersebut dibuat dengan susah payah dan dipilih oleh pemilik dan juga desainer yang membuat restoran tersebut, bersamaan dengan menu dan logonya untuk tujuan pemasaran secara etis.

Read More

Mengelola dan Memilih Konten

Selama bertahun-tahun, kami telah berjuang melawan praktik penggunaan berita suatu peristiwa tragis sebagai inspirasi yang menggugah clickbait untuk mendorong audiens Anda membuka dan memilih konten Anda. Kami melihat praktik tersebut sangat malas dan bercita rasa buruk. Ketika tokoh masyarakat mati, ketika ada keadaan darurat atau bencana alam, tugas Anda sebagai suatu brand adalah untuk mengekspresikan belasungkawa, menawarkan pertolongan, atau diam. Karena popularitas suatu kata membuatnya berada di daftar atas pencarian kata, seperti fitur kisah terbaik pada Twitter sebagai contoh,banyak brand akan menggunakan kata itu di dalam judul pemberitaan mereka, membuat banyak orang melihat, meng-klik dan memilih konten mereka.

Read More

Suatu Iklan yang Creepy Disruptif

Hidup di masa inovatif lahir dengan sangat cepat, kadang membuat kemampuan kita untuk menciptakan sesuatu tudak sesuai dengan kemampuan kita sebagai manusia untuk menerima atau berfungsi di dalam satu kerangka kerja yang baru. Hal tersebut merupakan alasan pentingnya untuk bertanya kepada diri kita sendiri “mengapa” sebelum menggunakan teknologi baru-tidak hanya untuk menghindari menghabiskan sumber daya pada sesuatu yang mungkin atau tidak mungkin membawa kita kepada kesuksesan bisnis tetapi karena kadang-kadang inovasi berada di depan kurva pembelajaran pasar kami. Atau, seperti kasus suatu iklan dari suatu film berikut ini, sungguh menyeramkan.

Read More

Berhati-hatilah Ketika Mempekerjakan Teman Anda

Sebelum saya berbincang-bincang dengan Jordan Harbinger, saya mengenalnya sebagai orang yang punya segudang cerita menakjubkan, termasuk tentang penculikan dan berbagai peristiwa yang mengancam keselamatan jiwa. Kesalahannya mempekerjakan teman mungkin tidak memakan korban jiwa, tetapi kalau sudah sampai momen-momen yang mengejutkan, keselahan itu tidak lebih baik, atau menurut saya malah lebih buruk, daripada kisah tentang kejadian-kejadian yang membahayakan nyawa.

“Saya pernah berdiskusi dengan rekan bisnis saya,” katanya ketika menjelaskan kesalahannya. “Kami mencoba menciptakan posisi baru untuk orang ini karena dia tidak becus mengerjakan tugas apa pun yang kami berikan kepadanya.”

Read More

Ketika Opsi Mempekerjakan Orang Murah Sama Sekali Tidak Murah

Sebagai pendiri Fueled, salah satu agen aplikasi paling heboh dan cepat pertumbuhannya di New York, Rameet mempekerjakan orang berbakat dalam beberapa tahun terakhir. Ketika mendengar dia bercerita panjang lebar, saya terpana oleh salah satu bagian dari kisahnya.
“Saya meyakini strategi mempekerjakan orang-orang yang lebih baik daripada saya dan dikelilingi orang-orang yang lebih cerdas, seperti yang saya lakukan untuk layanan utama kami, yaitu desain dan pengembangan. Tapi untuk menekan pengeluaran operasional, saya mempekerjakan sumber daya yang lebih murah (seperti karyawan magang) untuk operasi perusahaan dan manajemen administrasi kami.”

Read More

Bahaya Mempekerjakan Tim Para Bintang

Jika Anda memiliki bisnis yang bersaing langsung dengan bisnis semacam Etsy, bisnis Anda harus kelihatan menonjol dan meninggalkan kesan yang bertahan lama. Karena itulah Jon Craford–pendiri StorEvy–berfokus membentuk tim para bintang dalam perekrutan tenaga kerjanya.

“Saya mencoba mendesain perusahaan yang dibangun dengan fondasi para bintang rock,” kata Jon, dari kantornya di San Fransisco. “Saya sengaja mencari para desainer yang sudah punya pengikut dan orang-orang ‘terpandang’, tetapi kami dengan cepat menyadari kami tidak menghasilkan apa-apa. Kami tidak merilis apa pun. Kami tidak mengirim apa pun. Itu karena kami tidak berada dalam kerangka berpikir yang sama, karena kalau Anda bintang rock, Anda akan sulit bermain sebagai pendukung di band orang lain.”

Read More

Bahaya Pertumbuhan dan Ekspansi

Anda adalah wiraswasta yang berusaha menumbuhkan dan memperluas bisnis Anda, bukan?

Memulai beriwaswasta adalah aspek fundamental, karena Anda tidak ingin lagi duduk di balik meja dari pukul sembilan pagi sampai lima sore. Tidak ada yang salah dengan kehidupan seperti itu, tapi itu bukan untuk Anda. Anda tidak perlu membaca buku tentang para wiraswasta dan para pemimpin yang proaktif kalau Anda menginginkan rutinitas seperti itu. Namun, meskipun start awal itu bersifat fundamental dalam dunia keriswastaan Anda, jalan menuju pertumbuhan dan ekspansi tetap penuh resiko dan ruwet.

Read More

Seni Mempekerjakan Orang Lain

Sebagai seorang wiraswasta, Anda harus mempekerjakan orang lain. Beberapa bisnis membutuhkan lebih banyak karyawan daripada bisnis lainnya, dan bisa jadi Anda hanya membutuhka satu tim sistem atau tenaga lepas virtual. Itu tidak menjadi masalah; karyawan adalah karyawan, dan mungkin saja Anda mendapatkan karyawan yang buruk.

Read More

Kebijakan Privasi | Disclaimer | Pedoman Siber - Copyright © 2021. Semua Saudara. Allright Reserved.