Berbenah Adalah Bereksplorasi dan Melonggarkan Pikiran

berbenah adalah bereksplorasi

“Aku tak pernah bisa menemukan apa yang kuingingkan, tetapi manfaatnya adalah aku selalu menemuka hal lain. Berbenah adalah bereksplorasi”

-Irvine Welsh

Aku menyimpan salah satu dari kartu-kartu “Oblique Strategies” karya Brian Eno dan Peter Schmidt pada sebuah papan besar di atas meja kerjaku:

BILA RAGU, BERBENAHLAH.

Perhatikan bahwa ia berkata “bila ragu”, bukan “selalu”. Berbenah dilakukan ketika aku merasa buntu atau tersangkut. Merapikan studio-maaf saja, nona Kondo-bukanlah aktivitas yang mengubah hidup atau magis. Ia hanyalah penundaan yang produktif. (Menghindari kerja dengan melakukan pekerjaan lain.)

Hal terbaik dari berbenah adalah ia menyibukan kedua tanganku dan melonggarkan pikiranku sehingga seku entah a) bisa melepaskan diri dari kebuntuan atau memecahkan masalah baru di kepalaku, atau b) menemui sesuatu di tengah kekacauan yang membawa pada pekerjaan baru. Sebagai contoh, aku mulai berbenah dan menemukan sebuah puisi belum tuntas terkubur dalam tumpukan kertas, atau gambar tak tuntas yang diterbangkan ke ujung ruang garasi oleh AC.

Berbenah adalah bereksplorasi. Aku menemukan kembali berbagai hal selagi aku membereskan barang-barang yang berantakan. Alasan aku berbenah tidak benar-benar untuk bebersih, melainkan untuk menghubungkan diri dengan sesuatu yang telah kulupakan yang kini bisa kugunakan.

Baca Juga: Biarkanlah Kekacauan dan Kegilaan di Studio Anda

Ini adalah bentuk berbenah yang pelan, dan penuh lamunan serta renungan. Sebagai contoh, ketika aku mendapati sebuah buku yang telah lama hilang, aku akan membalik lembarannya acak dan mencari tahu jika ada yang bisa disampaikannya kepadaku. Terkadang carikan kertas yang terjatuh daru buku bagai sebuah pesan rahasia dari semesta.

Sering kali aku berhenti berbenah karena aku malah larut dalam bacaan. Ini adalah hal yang berlawanan persis dari apa yang dirumuskan Marie Kondo. Ketika memeriksa buku-bukumu, katanya, “Pastikan kamu tidak mulai membacanya. Membaca mengamburkan pertimbanganmu.” Amit-amit!

Berbenah dengan harapan keteraturan yang sempurna adalah pekerjaan yang membuat stress. Berbenah adalah bereksplorasi, tanpa terlalu banyak khawatir tentang hasilnya bisa menjadi bentuk bermain yang menenangkan.

Bila ragu. Berbenahlah.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Kebijakan Privasi | Disclaimer | Pedoman Siber - Copyright © 2021. Semua Saudara. Allright Reserved.